HSN Festival 2021
Perayaan Hari Santri Nasional 2021

Rabu, 27 Okt 2021 | 10:08:34 WIB - Oleh Administrator


HSN Festival 2021

Cirebon - Hari Santri Nasional yang diresmikan oleh Presiden Jokowidodo pada tahun 2015 yang lalu senantiasa menjadi perayaan akbar bagi seluruh santri di nusantara. Sejarah Hari Santri sendiri berawal dari fatwa yang disampaikan Pahlawan Nasional KH Haysim Asy'ari. Pada 22 Oktober 1945 lalu, KH Hasyim Asy'ari memimpin perumusan fatwa 'Resolusi Jihad' di kalangan kiai pesantren. Fatwa yang ditetapkan pada 22 Oktober 1945 itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dengan melawan pasukan kolonial yang masih ada di Indonesia, hingga mencapai puncak perlawanan pada 10 November 1945, yang juga dikenal sebagai cikal bakal peringatan Hari Pahlawan.

Sejarah soal Resolusi Jihad diceritakan dari Buku berjudul "KH. Hasyim Asy'ari - Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri" terbitan Museum Kebangkitan Nasional. Dalam tulisan Rijal Muumaziq, Resolusi Jihad bermula dari memanasnya kondisi Indonesia pasca kemerdekaan.

Pihak Belanda masih berusaha memprovokasi bangsa Indonesia, salah satunya dengan kejadian pada 19 September 1945, di mana bendera Belanda yang berkibar di tiang Hotel Orangje, Surabaya dirobek warna birunya sehingga menyisakan warna merah dan putih. Ada pula peristiwa perebutan senjata tentara Jepang pada 23 September 1945 yang pada akhirnya membawa Presiden Soekarno berkonsultasi kepada KH Hasyim Asy'ari, yang punya pengaruh di hadapan para ulama.

Soekarno melalui utusannya menanyakan hukum mempertahankan kemerdekaan. KH Hasyim Asy'ari kemudian menjawab dengan tegas bahwa umat Islam perlu melakukan pembelaan terhadap tanah air dari ancaman asing. Pada 17 September 1945, KH Hasyim Asy'ari mengeluarkan fatwa jihad untuk melawan para penjajah.

Selanjutnya, para ulama se-Jawa dan Madura menetapkan Resolusi Jihad dalam sebuah rapat di Kantor Pengurus Besar NU di Bubutan, Surabaya pada 21-22 Oktober 1945. Adapun keputusan itu kemudian disebarluaskan melalui masjid, musala bahkan dari mulut ke mulut.

Resolusi jihad sengaja tidak disiarkan melalui radio atau surat kabar atas dasar pertimbangan politik. Namun resolusi ini disampaikan oleh Pemerintah melalui surat kabar Kedaulatan Rakyat pada 26 Oktober 1945.

Pengaruh resolusi jihad sangat meluas hingga menggerakkan para santri ke Surabaya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ditambah dengan pekikan semangat dari Bung Tomo, terjadilah peristiwa 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan. Tercetusnya resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 menjadi cikal bakal ditetapkannya Hari Santri oleh Presiden Joko Widodo.

Kini, di tahun 2021, perayaan Hari Santri sudah berlangsung selama 6 tahun. Banyak dari kalangan masyarakat yang ikut andil dalam menyemarakkan hari santri tersebut. Termasuk santri NURUL HAYAH II, mereka sangat antusias dalam memperingati hari "mereka". Ada kebanggaan tersendiri menjadi seorang santri. Di NURUL HAYAH II, Silihasih, Pabedilan, Cirebon ini dilaksanakan dengan mengadakan beberapa perlombaan guna menunjang kreatifitas dan daya dobrak santri untuk semangat dalam berkarya. Acara tersebut ditutup pada Selasa, 26 Oktober 2021 di depan Musholla NURUL HAYAH II dan dihadiri oleh segenap dewan asatidz dan pengurus.

Mudah-mudahan, perayaan Hari Santri Nasional ini bisa menjadikan santri semakin semangat dan bangga akan identitas kesantriannya! Aamiin.,


Album dokumentasi HSN Festival 2021 bisa dilihat di sini!

Bagi yang ingin berbagung di server Discord NURUL HAYAH II, silakan klik di sini!



Tuliskan Komentar